Apabila azal tiba tidak ada kekuatan apapun yang dapat menangguhkannya.
Allahlah yang menentukan azal seseorang.
Mau atau tidak mau, siap atau tidak siap sebagai manusia yang hidup pasti kita mengalami yang disebut al-maut.
Paling tidak ada 3 pesan yang disampaikan oleh baginda rasulullah s.a.w. mengenai al-maut.
Pertama : jangan takut mati, karena mati pasti terjadi, kemanapun kamu lari mati selalu mengikuti. Tapi takutlah pada hidup setelah mati, apa yang kau bawa untuk bekal hidup setelah mati ?
Yang kedua adalah : seorang muslim tidak boleh takut mati. Dia harus berani mati, tapi ia juga harus berani hidup. Minta mati dilarang oleh agama, berbuat sesuatu yang menyebabkan kematian adalah dosa besar. Bunuh diri bukanlah seorang yang pemberani orang yang bunuh diri adalah penakut dia hanya berani mati tapi tidak berani hidup. Kita tidak boleh mendoakan orang lain supaya mati, mendoa untuk diri kita supaya cepat mati. Apapun yang terjadi kita harus berana hidup.
Dan pesan yang ketiga dari nabi adalah : jangan lupa mati.
Mau atau tidak mau kita akan berhadapan dengan al-maut atau kematian..
Dengan indah beliau mengemas dalam pesan moral :
"silahkan kamu cintai suamimu, istrimu, anak cucumu, orang tuamu tapi kau harus siap berpisah dengan mereka apakah kamu yang meninggalkan mereka ataukah mereka yang meninggalkanmu."
"silahkan kamu cintai jabatanmu, hartamu, kedudukanmu, tetapi kau harus siap berpisah dengan semua itu apakah semuanya meninggalkanmu ataukah kamu yang meninggalkan semuanya itu."
dan dengan indah nabi berpesan " walaupun kamu tau besok akan mati ataupun terjadi kiamat dan hari ini engkau ingin berbuat satu kebaikan atau menanam sebuah pohon maka lakukanlah perbuatan itu dan tanamlah pohon itu."

Ketika roh meninggalkan jasad.
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
terdengar suara dari langit memekik, 
"wahai fulan anak si fulan.. 
Apakah kau yang telah meninggalkan dunia, 
atau dunia yang meninggalkanmu 
apakah kau yang telah menumpuk harta kekayaan, 
atau kekayaan yang telah menumpukmu 
apakah kau yang telah menumpuk dunia, 
atau dunia yang telah menumpukmu 
apakah kau yang telah mengubur dunia, 
atau dunia yang telah menguburmu."

Ketika mayat tergeletak akan dimandikan.
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Terdengar dari langit suara memekik, 
"wahai fulan anak si fulan... 
Mana badanmu yang dahulunya kuat 
mengapa kini terkulai lemah 
mana lisanmu yang dahulunya fasih 
mengapa kini bungkam tak bersuara 
mana telingamu yang dahulunya mendengar 
mengapa kini tuli dari seribu bahasa 
mana sahabat-sahabatmu yang dahulunya setia 
mengapa kini raib tak bersuara

Ketika mayat siap dikafan.
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Suara dari langit terdengar memekik, 
"wahai fulan anak si fulan 
berbahagialah apabila kau bersahabat dengan ridha allah
celakalah apabila kau bersahabat dengan murka allah 
wahai fulan anak si fulan... 
Kini kau tengah berada dalam sebuah perjalanan 
nun jauh tanpa bekal 
kau telah keluar dari rumahmu 
dan tidak akan kembali selamanya 
kini kau tengah safar pada sebuah tujuan yang penuh pertanyaan."

Ketika mayat diusung.
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Terdengar dari langit suara memekik, 
"wahai fulan anak si fulan.. 
Berbahagialah apabila amalmu adalah kebajikan 
berbahagialah apabila matimu diawali tobat 
berbahagialah apabila hidupmu penuh dengan taat."
Ketika mayat siap dishalatkan.... Terdengar dari langit suara memekik, "wahai fulan anak si fulan.. Setiap pekerjaan yang kau lakukan kelak kau lihat hasilnya di akhirat apabila baik maka kau akan melihatnya baik apabila buruk, kau akan melihatnya buruk."

Ketika mayat dibaringkan di liang lahat.... 
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Terdengar suara memekik dari langit, 
"wahai fulan anak si fulan... 
Apa yang telah kau siapkan dari rumahmu yang luas di dunia 
untuk kehidupan yang penuh gelap gulita di sini 
wahai fulan anak si fulan... 
Dahulu kau tertawa kini dalam perutku kau menangis 
dahulu kau bergembira kini dalam perutku kau berduka 
dahulu kau bertutur kata kini dalam perutku kau bungkam seribu bahasa."

Ketika semua manusia meninggalkannya sendirian....
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Allah berkata kepadanya, "wahai hamba-ku..... Kini kau tinggal seorang diri tiada teman dan tiada kerabat di sebuah tempat kecil, sempit dan gelap.. Mereka pergi meninggalkanmu.. Seorang diri padahal, karena mereka kau pernah langgar perintahku hari ini,.... Akan kutunjukan kepadamu kasih sayang-ku yang akan takjub seisi alam aku akan menyayangimu lebih dari kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Kepada jiwa-jiwa yang tenang allah berfirman, "wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-nya maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-ku dan masuklah ke dalam jannah-ku
Yang akan ikut mayat adalah tiga: keluarga, hartanya, dan amalnya.
Ada dua yang kembali dan satu tinggal bersamanya; keluarga dan hartanya akan kembali sementara amalnya akan tinggal bersamanya.

Indahnya Berbagi.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi setiap pembaca.